Selamat Datang di ‘Cawan Raksasa’

Malang Raya, adalah kawasan di provinsi Jawa Timur yang merupakan kota terbesar di Jatim kedua setelah Surabaya. Berada di dataran tinggi membuat kawasan yang berjarak sekitar 90 km dari Surabaya ini memiliki udara yang cukup sejuk.
Berbicara Malang, tidak akan lepas dari pegunungan yang melingkupinya. Apabila digambarkan, topografi Malang menyerupai ‘cawan raksasa’. Sub area tengah yang kini menjadi wilayah Malang seolah menjadi dasar cawan dan pegunungan yang mengelilinginya antara lain Gunung Semeru, Bromo, Arjuno, Kawi, Welirang,Kelud, dan Anjasmoro seolah menjadi tepian cawan.
Menurut N Daljoeni, Malang Raya awalnya adalah danau purba yang terbentuk dari letusan dahsyat gunung api maha besar yang mengakibatkan gunung api strato itu hancur. Setelah ujung atas kepundan tersumbat, maka terbentuklah kaldera maha besar. Pada masa awal hingga pertengahan Kala Pleistocen, cekungan tersebut belum layak huni karena berupa lingkungan aliran lava dan lahar dingin dari Kawi, Arjuno dan Semeru.
Setelah masa akhir Pleistocen, sebagian gunung tidak aktif sehingga cekungan dalam tersebut terisi air hujan dan membentuk rawa-rawa purba. Menjelang Kala Pleistocen Atas, danau purba mengering dan lava serta lahar mengendap di dasar danau hingga membentuk dataran tinggi Malang.
Karakteristik tanahnya berupa endapan lava beku dan lempung cokelat tua hingga kehitaman sehingga cocok menjadi area hunian sekaligus lahan subur untuk pembudidayaan tanaman hortikultura (sumber: Ekspedisi Samala, Menguak Kemashyuran Majapahit Dari Jendela Malang Raya)
Perpaduan antara gunung, lembah dan sunggai membuat Malang menawarkan landscape yang lengkap dan menakjubkan. Selain itu menawarkan keindahan alam, Malang juga menjadi pusat peradaban. Sejarah mencatat, pusat pemerintahan (kadatwan) kerajaan masa lampau didirikan di Malang, seperti Kerajaan Kanjuruhan, Mataram, Tumapel/Singhasari, negara vasal (bentukan) Majapahit di Kabalan, hingga kerajaan Sengguruh.
Karena itu, tak heran jika ketika Anda berkunjung ke Malang, sisa-sisa kejayaan kerajaan nusantara bisa ditemukan, sejumlah arca, hingga candi tersebar di Malang Raya khususnya kawasan Kabupaten. Di pintu masuk utara, jejak kerajaan yang bisa ditemui antara lain Candi Singhasari dan arca Dwarapala yang merupakan terbesar se-Indonesia untuk saat ini.
Jika Anda berkunjung ke Malang, ada banyak destinasi yang bisa dituju. Mulai dari wisata budaya dengan mengunjungi candi peninggalan kerajaan nusantara, atau menikmati kuliner khas Malang, menguji adrenalin dengan wisata minat khusus seperti rafting atau river tubing di lereng Gunung Semeru, hingga merasakan kehidupan nelayan di pantai-pantai Malang Selatan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s