HELLO BABY KESEK, CEPAT BESAR YA

DSC_4303MINGGU Pagi di Desa Taji Kecamatan Jabung Kabupaten Malang masih diselimuti kabut tebal. Warga Taji mulai terlihat bersiap menuju kebun masing-masing untuk merawat tanaman mereka. Tim Republik Adventure dan para relawan pun tak mau ketinggalan, sekitar 15 orang bersiap menuju pabrik di desa yang berada pada ketinggian 1200 mdpl tersebut.
Eits jangan salah, bukan pabrik berwujud bangunan lengkap dengan cerobong asap penghasil polutan yang berkontribusi pada kerusakan lingkungan, tetapi pabrik oksigen alias pepohonan. Yups, Minggu (1/3/2016) kemarin kami menjenguk bibit-bibit pohon kesek, calon pabrik oksigen yang ditanam pada event Nandur Bareng pada 17 Februari 2016 lalu. Agenda utama di hari itu adalah pemupukan.
Pemupukan kami lakukan untuk mendorong agar pabrik oksigen segera terbentuk. Sebab dari hasil monitoring Minggu sebelumnya (24/4/2016), baby kesek terlihat kurus memanjang dengan daunnya mengecil. Idealnya, selain tumbuh ke atas, baby kesek juga harus tumbuh ke samping.
Versi warga, pepohonan itu membutuhkan asupan gizi / nutrisi. Layaknya bayi yang baru lahir, pohon pun membutuhkan gizi tambahan agar tumbuh sempurna. Pemupukan paling sempurna adalah ketika musim penghujan. Sehingga, tim Mupuk Bareng bergegas membuat aksi pemupukan sebelum penghujan berakhir.
Di pemupukan kali ini, tim memakai jenis pupuk

DSC_4281 DSC_4331ponska dan urea. Sembari memberi pupuk, tim juga melakukan monitoring baby kesek mulai dari pengukuran tinggi batang, lebar daun, hingga mengikat kembali batang baby kesek yang roboh. Di monitoring ke tiga ini, tim kembali menemukan bibit yang terbungkus polybag. Karena kondisinya sehat, maka baby kesek yang masih tersegel polybag itu pun segera dibebaskan dan ditanam kembali.
Penemuan lain adalah, beberapa baby kesek tidak lagi berada di tempatnya. Hanya terlihat acir (bambu penyangga batang) yang menjadi penanda bahwa pernah ada kesek yang ditanam di tempat tersebut.
“Targetnya, 60 persen dari 1900an bibit yang ditanam bisa hidup. Harapannya, dengan pemupukan ini, peluang keberhasilan reboisasi bisa lebih dari 60 persen agar tahun depan bisa memperluas area reboisasi,” kata salah satu pengurus Republik Adventure, Randi Igreya.(ara/fia)

DCIM107GOPRO

team menikmati istirahat setelah selesai pemupukan 

DSC_4259

pengikatan ke acir