Candi Singhasari, The unfinished Temple

DCIM101GOPRO

Di sayap utara Malang Raya, terdapat bukti otentik keberadaan keajaan Singhasari (Singosari) bernama Candi Singhasari. Lokasinya berada sekitar 9KM dari Kota Malang. Tepatnya di Desa Candi Renggo, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

Selain sebagai bukti keberadaan Kerajaan Tumapel, candi tersebut juga menjadi saksi perebutan kekuasaan yang terjadi sekitar 700 tahun lalu. Dikisahkan oleh arkeolog Dwi Cahyono, pada tahun 1292, Kertanegara membangun candi pendarmaan untuk dirinya sendiri. Malang, di tengah pengerjaan mendadak Jayakatwang (adipati Gelang-gelang yang juga besan Kertanegara) melakukan penyerangan sehingga pemerintah Singhasari runtuh.

Bukti tidak selesainya pengerjaan Candi Singhasari terlihat pada pahatan di tubuh candi. Pada bagian atas, detail pahatan terlihat jelas, namun di bagian bawah hanya terdapat panel-panel kosong yang tak sempat diukir oleh para senimanya.
Di sekitaran candi, kita akan melihat berbagai arca, mulai dari Syiwa, Durga, hingga nandi (kendaraan dewa berbentuk binatang). Sedangkan di bilik candi luar, terdapat arca Agastya. Di antara empat bilik luar yang harusnya berisi arca, hanya Agastya yang masih bertahan ditempatnya.
DSC_0253Patung lain tidak berada di tempatnya karena berbagai hal, seperti dicuri atau dihancurkan oleh tangan jahil.
Untuk masuk menikmati sisa kebesaran kerajaan nusantara ini, juru pelihara candi tidak menetapkan tiket khusus. Hanya saja, jika ingin menikmati kisah Candi Singhasari secara komplit, pengunjung bisa membeli buku yang tersedia di pos juru pelihara candi.