GUNUNG SARI SUNSET, WISATA RAMAH BACKPACKER DI LERENG SEMERU

DCIM113GOPRODCIM113GOPRODCIM113GOPRO

MELANCONG ke Semeru tak melulu Mahameru, kawasan pegunungan yang dikelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini juga memiliki daya tarik lain yang bisa menjadi jujugan traveler.

Salah satu yang menarik adalah Gunung Sari Sunset (GSS). Terletak di sekitaran pintu masuk TNBTS dari arah Kota Malang, tepatnya di desa Gubuk Klakah, GSS menawarkan spot untuk menikmati hutan tropis heterogen bersama secangkir kopi hangat dan bercengkrama dengan sahabat.

GSS memang relatif baru, launchingnya sendiri baru dilaksanakan di tahun 2017. Di lokasi yang berjarak sekitar 1.5 jam dari Kota Malang itu, terdapat berbagai fasilitas untuk para pelancong backpacker diantaranya penginapan, cafe, dan spot foto alam bebas.

Di tahap awal, ada tiga kamar yang ditawarkan untuk penginapan. Tiga bangunan semi permanen yang ditempatkan terpisah satu sama lain itu ditawarkan dengan harga antara Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu per kamar per malam.

Di dalamnya, terdapat fasilitas tempat tidur ukuran king size, lemari, dan toilet. Ruangan didesain sederhana agar tune indengan alam sekitar. Khusus toilet, ada dua pilihan. Di luar dan di dalam kamar.

dsc_“Harga tersebut termasuk breakfast. Jika dibutuhkan extra bed, tambahan biayanya Rp 50 ribu. Sudah include sarapan yang menunya bisa disesuaikan dengan keinginan tamu,” terang salah satu pengelola GSS, Edo.

Khusus spot foto, pengelola GSS menyediakan dua hingga tiga titik. Para-para berbentuk hati dipasang di dua titik sehingga pengunjung bisa berfoto dengan latar lekukan-lekukan gunung yang menghijau.

Menariknya, di sini wisatawan tidak perlu merogoh kocek untuk berfoto dispot tersebut. Tarif hanya dikenakan untuk parkir sebesar Rp 2000. Selebihnya, kita bisa bebas mengekplorasi GSS. Nah, jika ingin ngopi dan camilan ringan, biaya yang dikeluarkan pun tak terlalu mahal, hanya Rp 5000 untuk kopi, dan Rp 10 ribu untuk mie cup.

“Kita buka selama 24 jam. Kadang banyak orang lokal yang menghabiskan waktu di malam hari di sini untuk sekadar ngobrol bersama teman. Tapi waktu terbaik untuk datang ke sini ya sore, saat sunset. Jika cuaca cerah, sunset terlihat bagus dari sini,” pungkasnya.(fia/ara)