Yuk, Mengintip Coban Songgo Langit dan Bumi

DSC_0235

MALANG punya segudang objek wisata yang menawarkan petualangan. Tak perlu jauh-jauh, cukuplah ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Ke Bromo dan Semeru kah? Itu terlalu mainstream. Hutan nasional ini memiliki banyak lokasi indah tersembunyi. Siapapun boleh datang menikmati, dengan syarat yaitu tidak mengambil apapun kecuali gambar dan tidak meninggalkan apapun kecuali jejak.

Jika syarat itu bisa traveler penuhi, maka teruskanlah membaca artikel ini. Jika tidak, silahkan skip ke artikel lain.

Kawasan TNBTS memiliki luas sekitar 58.000 ha. Kawasan ikonik yang mendunia melalui kaldera Bromo dan Semeru sebagai gunung tertinggi di Jawa ini sejatinya memiliki banyak spot-spot menarik dan jarang diketahui oleh wisatawan. Salah satunya adalah DesaTaji, Kecamatan jabung Kabupaten Malang.

Di kawasan DesaTaji, tepatnya di tengah hutan kawasan TNBTS, tercapat dua air terjun yang lokasinya berdekatan. Masyarakat menamainya dengan Songgo Langit dan Songgo Bumi yang berarti penyangga langit dan penyangga bumi.

DSCF8040Untuk menuju lokasi tersebut, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari guide lokal. Lokasinya berada di tengah hutan sehinggapenunjuk jalan mutlak dibutuhkan. Sebelum memulai perjalanan alangkah baiknya mempersiapkan berbagai kebutuhan jungle trekking seperti logistik, jas hujan jika melakukan perjalanan di musim penghujan, dan obat-obatan secukupnya.perjalanan menuju Coban Songgo Langit dan Bumi cukup beragam. Mulai dari jalan setapak dengan perkebunan warga di kanan kiri, tanjakan berbatu, turunan licin, jalan setapak diantara tanaman liar di hutan, selusur sungai berair jernih, bahkan sesekali repling karena kemiringan medan.

Perjalanan ke dua lokasi itu membutuhkan waktu sekitar 2.5 jam. Jujugan pertama adalah Coban Songgo Langit. Ketinggiannya sekitar 80 meter/ lokasinya tersembunyi di antara rapatnya pepohonan dan jurang. Tidak ada tanah lapang untuk beristirahat sehingga kita tidak bisa melepas penat di coban tersebut. Hanya saja, kejernihan air bisa menjadi pelepas dahaga usai melakukan perjalanan.

Perjalanan dilanjutkan menuju Coban Songgo Bumi. Dibutuhkan trekking sekitar 30 menit sebelum sampai ke lokasi. Berbeda dengan Songgo Langit, Songgo Bumi lebih bersahabat dengan pengunjung. Air terju berketinggian sekitar 100 meter ini memiliki tanah lapang yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat dan memasak makan siang.

DSC_0176Tipikal air terjunnya adalah volume air yang tidak terlalu besar. Pada bagian bawah, air membentur bebatuan di dinding tebing sehingga air tak langsung menghujam tanah. Yang membuat seru adalah, tebing yang teraliri air terjun bisa dipanjat sehingga bisa menjadi spot foto andalan. Hanya saja, karena licin maka saat memanjat harus ekstra hari-hati. Jangan sampai terpeleset karena jika cidera, tidak ada rumah sakit, puskesmas apalagi apotik di tengah hutan.

TIPS MAIN-MAIN KE COBAN SONGGO LANGIT DAN SONGGO BUMI

  1. Ajak warga lokal sebagai penunjuk arah
  2. Gunakan sepatu atau sandal trekking agar tak licin
  3. Pakai celana dan baju berlengan panjang
  4. Bawa air secukupnya, jika habis, bisa isi ulang di coban karena air terjun Songgo Langit dan Songgo Bumi langsung berasal dari sumber mata air.
  5. Bawa obat-obatan secukupnya
  6. Bawa jas hujan
  7. Bawa logistik
  8. Bawa trash bag untuk membawa kembali sampah
  9. Bawa tenaga yang banyak
  10. Jangan lupa peralatan Dokumentasi diperiksa kelengkapannya